Sabtu, 19 Mei 2018

Sebaiknya Terpidana Teroris Bukan Dihukum Mati, tapi Dipenjara Seumur Hidup, alasannya...

Dalam acara yang dipandu Najwa Shihab itu, Tito menceritakan pengalaman saat ia menangkap seorang terduga teroris.

Menurut Tito, teroris yang ditangkapnya itu tiba-tiba menangis di dalam kendaraan.
"Saya pernah menangkap kasus bom Kedutaan Besar Australia di Bogor, begitu kami tangkap hidup-hidup mereka menangis di kendaraan," kata Tito.

Saat Tito menanyakan alasan mengapa mereka menangis, para terduga teroris itu justru memberi jawaban di luar dugaan.

"Kenapa kita tidak kontak? Kenapa saya nggak bisa membunuh bapak? Kenapa bapak nggak bunuh saya? Saya kehilangan golden momentum untuk masuk surga," ujar Tito menirukan ucapan terduga teroris yang ditangkapnya.
Tito pun menyarankan terduga teroris itu agar bunuh diri, namun mereka menolak. Menurut mereka, bunuh diri adalah jalan ke neraka, beda dengan terbunuh yang dianggap jalan masuk surga.

"Saya sampaikan, ya sudah kamu bunuh diri saja setelah ini. Terduga menjawab, saya neraka pak, kalau sudah begitu", cerita Tito.

Najwa lantas memastikan kesimpulan dari cerita Tito dan terdengar istighfar.
"Jadi bunuh diri buat mereka adalah neraka, namun jika dalam kontak itu surga? Astaghfirullahalazim", ujar Najwa.
 (Tribun Jabar/Indan Kurnia Efendi)

Sumber : Sate Jawa
Foto : Istimewa