Jumat, 05 Mei 2017

Tumpas Paham Beringas

Oleh: H@N
Suara keras
Nada beringas
kian mengganas
di pemerintahan
di tempat ibadah
di sekolah

radikalisme di dunia Taman kanak-kanak
merupakan puncak keprihatinan banyak pihak
Sejak dini mereka sudah dijejali benci
_"Muslim yes, Kafir no!"_
_"Muslim saudara, Kafir musuh!"_
Suara keras
Nada beringas
kian mengganas
_"Libas..!"_
_"Tumpas..!"_
_"Tebas..!"_
Narasi soal solidaritas
narasi tentang integritas
masihkah pantas?
Jika aksi intoleransi
dan radikalisme
ditiupkan dalam tiap tarikan napas
Narasi politik
eksploitasi kemiskinan
dramatisir ketimpangan
demi goyang stabilitas
Narasi historis
bukan demi bangkitkan kearifan
tapi untuk menyulut dendam
yang tak kunjung puas
Narasi psikologis
glorifikasi tokoh-tokoh ganas
Sebagai idola kaum beringas
anggap kekerasan sebagai satu-satunya solusi bangsa yang pas
Narasi keagamaan gunakan ayat-ayat
tuk serang UUD 45 dan Pancasila agar terhempas
Suara keras
Nada beringas
di mana-mana mengganas
Meluas
_"Libas..!"_
_"Tumpas..!"_
_"Tebas..!"_
Demi ilusi bebas
Hujat negara tuk pangkas otoritas
Hasut massa tuk menindas
Rampas dan kuasai semua fasilitas
Alam terdiam
menahan gemas
Gemuruh di langit ungkapkan rasa was-was
Sampaikan tugas
Sebelum air mata dan darah tanah air habis terkuras
Tumpas Tuntas Paham Beringas

Foto : Istimewa