Sabtu, 25 Maret 2017

Aroma Korupsi Ambulan di RSUD Bekasi



Kamis, 23 Maret 2017 | 18:02 WIB
Ada Bisnis Ambulan Swasta di RSUD Kota Bekasi?


DUGAAN bisnis ambulan swasta masuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kian merebak di tengah masyarakat. Pasalnya, pasien yang membutuhkan ambulan selalu dialihkan ke kendaraan ambulan swasta. Akibatnya, biaya perjalanan ke rumah sakit berplat merah ini membengkak hingga mencapai selisih Rp1,2 juta.

“Saat itu saya sedang urus kerabat saya sepeninggal di rumah sakit. Ternyata ketika saya ingin pakai ambulan milik rumah sakit dialihkan ke kendaraan milik perorangan (ambulan swasta). Dan harganya jauh lebih mahal,” ungkap warga Bekasi Timur, Kota Bekasi Citra (29).

Dia menyayangkan pengalihan pasien ke ambulan swasta, apalagi  hal ini tidak sekali saja terjadi. Sejumlah pasien yang sempat satu ruang medis dengannya juga mengeluhkan kejadian serupa. Para pasien selalu diarahkan ke kendaraan ambulan swasta milik perorangan.

“Petugas rumah sakit beralasan ambulan RSUD semuanya sibuk. Masa tiap kali ada pasien selalu sibuk. Seperti ada kerjasama antara rumah sakit dengan ambulan milik perorangan (ambulan swasta),” ujarnya.

Menurutnya, pemakaian ambulan RSUD dengan ambulan swasta milik perorangan selisihnya sangat besar. Untuk jasa ambulan swasta, pasien harus mengeluarkan kocek sebesar Rp1,5 juta untuk antar dalam kota.

“Selisihnya Rp1,2 juta bila memakai ambulan milik perorangan (ambulan swasta),” bebernya.
Sementara ini,  belum ada konfirmasi dari pihak RSUD Kota Bekasi mengenai ambulan swasta. Sejumlah pejabat RSUD Kota Bekasi belum mau merespon pertanyaan wartawan.
“Sebenarnya jumlahnya cukup kendaraan ambulan milik RSUD Kota. Makanya saya bingung kok bisa tidak ada,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, saat dihubungi, Kamis (23/3).

Kusnanto mengaku, akan segera melakukan pengecekan ke RSUD Kota Bekasi terkait keberadaan ambulan swasta. Apalagi kata dia, saat ini 9 ambulan masih bisa beroperasi dari 12 ambulan yang tersedia. “Tiga kendaraan (ambulan) sedang rusak,” jelasnya. (gob)

Sumber:
http://gobekasi.pojoksatu.id/2017/03/23/ada-bisnis-ambulan-swasta-di-rsud-kota-bekasi/